SEJARAH BERDIRINYA PASCASARJANA IAIN SAS BABEL

Sejarah berdirinya Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung tidak dapat dilepaskan dari sejarah panjang pendiriannya (dari STIT, STAI, STAIN, dan IAIN). Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) yang didirikan pada tahun 1986 digabung menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Perguruan Tinggi Islam Bangka (STAI YPIB), Berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama RI Nomor : 11 Tahun 1989 dengan dua jurusan, yaitu : Jurusan Tarbiyah/Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Jurusan Dakwah/Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI).

Perubahan juga terjadi dari STAI YPIB menjadi STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung didasarkan pada Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor : 93 Tahun 2004 tanggal 18 Oktober 2004 dengan ditunjuknya Pgs. Ketua STAIN dan Keputusan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2005 tanggal 3 Januari 2005 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, sejak itu resmi berdiri STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik sebagai satu-satunya perguruan tinggi Agama Islam Negeri di Kepulauan Bangka Belitung.

Perjuangan yang tak kenal lelah dari tim penyusun borang pendirian Pascasarjana  STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung membuahkan hasil. Sebuah proses panjang yang cukup melelahkan terbayar dengan visitasi Tim Asessor dan Tim Teknis pada tanggal 02 Juli 2015. Kemudian berdasarkan visitasi tersebut Tim Asessor mengadakan rapat Tim Teknis dan Tim Penilai proposal pembukaan program studi baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun 2015 tangal 27 s.d. 29 Mei 2015. Hasil rapat tersebut adalah rekomendasi terbitnya Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 3782 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Pendidikan Agama Islam pada Program Magister Sekolah Tingggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Tahun 2015.

Respon positif masyarakat dan stake holder atas berdirinya program studi Pasca Sarjana ditandai dengan tingginya minat praktisi pendidikan di Bangka Belitung untuk melanjutkan karir pendidikannya pada program ini. Pada semester pertama tahun 2015 tercatat 45 mahasiswa, semester kedua tahun 2015 tercatat 25 mahasiswa dan pada semester pertama tahun 2016 tercatat 9 orang mahasiswa.

Pengembangan Kelembagaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN)   menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dilakukan dengan berbagai upaya dan salah satunya adalah mempersiapkan berdirinya Program Pascasarjana atau program Magister. Pada tanggal 3 Juli 2015 M bertepatan dengan 17 Ramadhan 1437 H berdirilah secara resmi Program Pascasarjana yang  dilounching dan diresmikan oleh Sekretaris Jenderal melaui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis)  Nomor  3782 Tahun 2015. Atas dasar Surat Keputusan Dirjen itu kemudian Ketua STAIN melalui SK Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri  memutuskan Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag sebagai Direktur Pascasarjana dengan satu Program studi yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Sejak berdirinya hingga saat ini  program Pascasarjana telah memiliki 109 orang mahsiswa dan sudah terakreditas C  dengan nilai 290  dan sedang dalam proses reakreditasi untuk meningkatkan status menuju nilai B.

 Perjuangan Sekolah Tinggi Islam Negeri (STAIN) Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menjadi IAIN yang berliku dan penuh dinamika menemukan mementumnya  dengan mendapatkan persetujuan  dari Presiden Republik Indonesia menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) melalui Perpres Nomor 30 tahun 2018. Peraturan Presiden Nomor 30 tahun 2018 tentang Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung diteruskan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim  Saifuddin, dengan mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: B.II/3/15453 tanggal 18 April Tahun 2018 mengangkat Dr.Zayadi, M.Ag sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang selanjutnya dilantik pada pada tanggal 20 April 2018 dengan Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan nomor : 15829/B.II/3-a/2018. Dengan  status baru IAIN SAS Bangka Belitung bergerak cepat melakukan pembenahan berbagai aspek dan bidang dan pada penerimaan mahasiswa  perdana sebagai IAIN telah mendapatkan 846 orang mahasiswa baru Program Strata Satu (S-1) dan sebanyak 7 orang Program Strata Dua (S-2). Saat ini berbagai pembenahan dilakukan baik dari sisi performance Sumber Daya Manusia (SDM) yang terdiri tenaga pendidik dan kependidikan, maupun administrasi, dan inpra strukturnya, peningkatan jaringan kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam dan luar negeri. Sebagai Unit Pengelola Akademik tingkat Pascasarjana IAIN SAS Bangka Belitung menyadari pentingnya kompetisi global dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis out put  yang profesional dan keunggulan kompetitif (Competitiveness Advantages) sebagai ciri kompetisi di era generasi 4.0.

Leave a Comment

X